Menggila di Trans Studio Bandung

Begini,

Kalau boleh jujur, Bandung adalah salah satu kota favorit saya setelah Jogjakarta. Meski kini bandung sudah tidak seperti dulu, sudah macet, apa-apa sudah semakin mahal, dikota sudah tidak lagi sedingin dulu, tapi seperti anak kecil yang akan selalu mencari mainan kesayangannya meski diberikan mainan lainnya, Bandung seperti itu bagi saya, meski kadang benci dengan arus perubahan untuk membesarkan diri yang seperti tidak ada habisnya, namun saya selalu jatuh cinta dengan kota ini, lagi dan lagi.


Selalu banyak hal seru yang bisa dilakukan di kota ini, wisata belanja, wisata kota, wisata kuliner, alam, semuanya selalu menarik untuk di eksplore lebih dalam.


Dan kali ini, Trans Studio Bandung adalah yang saya dan teman-teman pilih untuk kami menghabiskan sisa liburan di kota kembang ini.


Kami yang menginap di Dago, memerlukan waktu kira-kira 45 menit untuk menuju Trans Studio. Sedikit informasi Trans Studio adalah taman bermain di dalam ruangan yang (kabarnya) adalah terbesar di dunia milik Trans Corp. Semacam dufan tapi bedanya yang satu ini berada di dalam ruangan. Can you imagine, how cool is it ?


Untuk tiket masuknya sendiri Senin s/d Jumat Rp. 150.000,-dan Sabtu-Minggu/hari libur Rp. 250.000,- Untungnya kami datang saat weekdays dan juga mendapat diskon tambahan Rp.25000,- jika bisa menunjukkan kartumahasiswa. Emang kalau rezeki anak sholeh itu ada aja mah.. hehehe

trans studio bandung

Masuk kedalam studio, ucapan pertama yang keluar.. ”kokkecil ?” hahaha jadi memang kalau dari pintu masuk keliatan kecil gitu, tapi bentuknya sebenarnya memanjang terus ke dalam. Di Trans Studio ini terdiri dari kurang lebih kalau tidak salah ada sekitar 20 wahana permainan. Dan wahana permainan ini dibagi dalam zona besar yaitu, Studio Central, The Lost City, dan Magic Corner.


Bagi saya pribadi, yang paling menyeramkan dan membuat saya menyumpahi diri untuk tidak akan pernah naik wahana itu lagi kecuali ada aa ganteng yang nemenin adalah Giant Swing yang ada di Zona Studio Central. Dilempar ,diputar kiri kanan atas bawah SUMPAH bikin kliyengan pengen muntah.


Masih dari Zona Studio Central, indosat galaxy Vertigo tak kalah menegangkan, Dunlop Trans Car Racing untuk sedikit merasakan sensasi menjadi pembalap, lalu bermain-mainlah di Science Center untuk pengetahuan tentang ilmu pengetahuan dan Broadcast Museum untuk mengetahui seluk beluk dunia broadcasting, manatau kepincut bagi yang sedang memutuskan karir yang ingin diraih.

Studio-Central-Zone

Melipir sedikit, kami masuk ke zona Lost City, siap basah-bahasan di wahana jelajah, menikmati pemandangan Trans Studio dari atas lewat wahana Sky Pirates.Lalu menuju Zona Magic Corner, Rumah hantu yang dinamai dengan Dunia Lain, kami menaiki sebuah kereta dan menyusuri ruangan dengan penerangan seadanya. Menurut saya pribadi, rumah hantu ini tak begitu menakutkan masih lebih menakutkan digantunggin sama gebetan sik.hahahaa. Selain dunia lain, ada juga wahana negeri raksasa, black heart pirate ship, dragon raiders, pulau liliput dan special effect action show.




Kalau ingin oleh-oleh atau membeli barang unik khas Trans Studio, ada beberapa toko yang menyediakan merchandise khas dari tempat ini.


Selain semua wahana menarik, hal yang paling menyenangkan dari Trans Studio menurut saya adalah menonton parade. Setiap harinya saat jam jam tertentu, jam 16.30 sewaktu kami saaat itu, akan ada parade atau pawai dari karakter-karakter tokoh terkenal, seperti Michael jacson, Marryln Monroe, Jengkelin, dan buanyakk karakter lainnya. Setelah melakukan parade dan tarian, mereka akan menyebar ke banyak titik dan mengizinkan kita untuk mengambil foto bersama mereka.




Dan ditengah keseruan begini akan ada selalu hal absurd yang terjadi, karena banyaknya orang pada berebut berfoto dengan karakter parade, saya pun mencoba mencari karakter yang tidak banyak peminatnya, dari belakang saya melihat seorang wanita mengenakan jubah pakai topi, saya berfikir mungkin ini semacam tokoh nenek sihir atau apa, “permisi,mba boleh minta foto barengnya ?” saya memberikan camera ke teman dan si mba nya tersenyum ragu, JENG JENG saat foto, saya liat dong dia pake name tag tulisannya crew. HAHAHA.. pantesan aja dianya senyum-senyum ragu. Eh ngeliat saya foto sama mba nya tiba-tiba malah ada segerombolan ibu-ibu juga minta foto sama si mba. Mungkin ibu-ibu pada penasaran juga mba nya ini tokoh apaan. Tapi untungnya si mba mau diajak foto bareng, kalau gak kan jadi malu mati gaya. ^^

sama si mba nya ^^

Puas seharian nguprek nguprek Trans Studio , kami pun menutup hari dengan nongkrong di Trans Studio Mall, Trans Studio Mall sendiri berada persis disebelah Trans Studio dan kita bisa menyebrang langsung dari dalam mall, jadi tak perlu keluar untuk menuju kesana.

Do we have fun ? Ofcourse we do, Trans studio is a great place. Semoga kedepannya makin banyak wahana menantang baru yang lebih seru dan menyenangkan.

Sekian cerita dari Trans Studio.

Sampai jumpa di Liburan selanjutnya ^^..

0 Comments