[Review] Tune Hotel Goerge Town Penang

Salah satu jaringan hotel yang paling sering saya pilih saat liburan adalah jaringannya Tune Hotel, masih satu grup dengan Air Asia juga, pemiliknya juga sama, salah satu top leader dunia favorit yaitu Tony Fernandes. Alasannya sederhana, Jaringan Tune Hotel terkenal sangat affordable untuk ukuran sebuah hotel, berlokasi strategis dan kemudahan pemesanannya karena biasanya akan diberikan harga khusus jika melakukan pemesanan bundle bersama penerbangan Air Asia (dimana 85% penerbangan saya selalu menggunakan AA maka penawaran ini sangat membantu). Bisa dibilang compact hotel lah. Tapi jangan harap kamar yang luas, sarapan, atau fasilitas fasilitas lain seperti kolam renang, gym dll karena ya ga bakal ada juga. Untuk keluarga juga menurut saya kurang family friendly sih. Jadi sudah ada bayangan ya seperti apa Tune Hotel ini buat kalian yang mungkin saat ini sedang berburu hotel. Tipsnya kenalin kebutuhan dan concern kalian sebelum booking, karena percayalah, ini penting sekali agar kalian tak salah pilih. Jangan sampai seperti case temen saya yang misuh2 menginap disini karena menurutnya ga nyaman dan kamarnya terlalu sempit. Lah iya gimana ga sempit kalo kamarnya diisi 2 adult dan 2 kids begitu.


Dulu, beberapa tahun silam, circa 2014-2016 kalau ga salah, pernah menginap di Tune Hotel KL dan sistemnya masih yang You pay what you use , harga hotelnya bisa murah banget sekitar 200 ribu/malam, tapi untuk semua amenities hotel seperti handuk, shampo, AC masing-masing ada biaya charge . Agak ribet walau sebenarnya kalau difikir fikir ya fair juga, kita hanya bayar apa yang kita pakai. yah salah satu strategi cukup smart yang saya tahu untuk menekan biaya. Lalu kemudian 3 tahun kebelakangan sistem yang digunakan tadi diganti menjadi seperti pada hotel umumnya, sepertinya tarif inapnya dinaikin tapi tidak ada lagi biaya biaya tambahan untuk amenities tersebut. Lebih simple dan praktis menurut saya.


Sebagai informasi tambahan, Jaringan Tune Hotel saat ini sudah mencapai 22 hotel tersebar di 5 negara yaitu Malaysia, Indonesia, India, Australia, dan Inggris. Dengan jumlah paling banyak berada di Malaysia yang sudah memiliki 12 hotel.


Nah, kemarin sewaktu jalan-jalan di Penang, saya memutuskan untuk menginap (lagi) di Tune Hotel. Di penang ini pilihannya ada dua, yaitu Tune Hotel yang saya inapi berada di Section 15, 100 Burmah Road, Georgetown, Pulau Pinang yang lebih dikenal dengan Tune Hotels Downtown Penang, dan yang kedua adalah Armenian Street Heritage Hotel by Tune Hotels, adanya di No 139, Lebuh Carnarvon 10200, Pulau Pinang.


Saya lebih memilih Tune Hotels Downtown Penang ketimbang Tune Hotel satunya lagi, simply karena pertimbangan lokasi. Goerge town adalah sebagian besar dari pusat tujuan saya saat di Penang. Banyak tempat wisata dan iconic berada disini. Selain itu George town juga merupakan pusat kota yang dekat sekali ke terminal bus Komtar, yang menjadi titik awal berbagai rute Bus lokal (Rapid Buss Penang). Karena memang 80% perjalanan kami banyak menggunakan Bus. Alasan-alasan diatas memantapkan kami untuk menginap di area Goerge town.


Lokasi Tune Hotel Downtown Penang ini tepat berada di Burma Street. Kira-kira 700 meter ditempuh dengan berjalan kaki. Kombinasi warna merah dan putih khas dari Tune Hotel sudah mencolok dari kejauhan. Memasuki kawasan hotel, kita akan disambut dengan sevel yang berada tepat disebelahnya. Selanjutnya kita dapat menuju Lobby yang berada di Lt 2 hotel, ya cukup tidak biasa ya, lokasi lobby berada di lt 2, biasanya lobby selalu berada di garda terdepan sebuah hotel.


Proses check in cukup cepat, pegawai resepsionisnya juga ramah dan helpful untuk ditanya-tanya. Setelah mendapat kunci kamar, kami pun bergegas menuju kamar yang terletak di Lt. 6. Satu lt terdapat cukup banyak kamar, terdiri dari beberapa lorong lorong kamar, percis seperti lorong kamar kos, lol.. but its okay, you get what you pay, rite,.


Memasuki kamar, standart dan kurang lebih mirip dengan kamar-kamar Tune Hotel yang pernah saya inapi dulu. Untuk ukuran standard room ini, memang tidak luas, begitu membuka pintu, langsung bertemu tempat tidur, dengan terdapat meja kecil di sisi kanan kiri tempat tidur. Hanya berjarak kurang lebih 40cm sudah bertemu dengan pintu kamar mandi. Kamar mandinya meski minimalis, tapi peralatan didalamnya sudah standard dengan hotel-hotel bintang 3 pada umumnya.


 






Yang menarik masih terdapat kipas angin di kamar ini, masih dapat digunakan jika tidak mau menggunakan AC, sepertinya kipas angin ini adalah sisa-sisa peninggalan dari peralatan-peralatan berbayar dulu. Seperti yang sudah saya jelaskan diatas, dulu, semua peralatan yang kita gunakan ada biayanya, termasuk AC, jika tidak ingin membayar AC, maka terdapat kipas angin yang disediakan secara gratis. Sepertinya meskipun peraturan itu sudah tidak lagi, kipas anginnya dibiarkan begitu saja.


Meski minimalis dan sangat compact, tapi yang membuat saya betah menginap di Tune Hotel ini ialah kebersihannya yang cukup terjaga, dan setiap sudut tempatnya itu meski kecil tapi fungsional, seperti di sudut terdapat gantungan pakaian yang bisa digunakan, lemari kecil disamping tempat tidur, colokan cukup banyak serta mudah dijangkau, dan yang penting, dan…yang paling penting adalah…banyak kaca gede di kamar, meski mungkin supaya kaca ini ada hanya untuk menciptakan kesan luas pada kamar. Tapi tetep aja no matter the purpose, i’am very happy..~


Untuk sarapan sendiri, memang tidak ada disediakan. Tapi jangan khawatir karena di sekitar hotel sudah banyak terdapat menu menu sarapan khas warga lokal dijajakan setiap paginya. Yang tak boleh terlupa, tentu roti goyang, yang berada di transfer road, 200m dari hotel.


Secara keseluruhan, saya masih puas dengan pengalaman menginap di satu lagi jaringan tune hotel ini. Tidak ada kendala yang ditemui, semuanya menyenangkan. Kalau ditanya, apakah mau menginap lagi di Tune Hotel ? Ofcourse i will. Tapi mungkin akan coba di lokasi lokasi lainnya..hehehe..



Buat kalian yang mungkin sedang mencari penginapan nyaman, lokasi strategis dan harga bersahabat, jaringan Tune Hotel mungkin bisa untuk kalian jadikan pilihan. Silahkan komen di bawah jika mungkin kalian punya rekomendasi lain mengenai penginapan bersahabat, yah.


Sekian dulu review dari saya. ketemu lagi di review-review selanjutnya,


Ada amin ?


:))

0 Comments